SM Pertamina Bersama Wahana Honda Berikan Edukasi Berkendara Aman

20170830055549_IMG_4566

Tim Satria Muda Pertamina bekerjasama dengan PT Wahana Honda kemarin (29/8) memberikan presentasi safety riding kepada anak-anak sekolah basket Indonesia Basketball Academy dan SMP BPK Penabur. Bertempat di lapangan outdoor Mahaka Square Kelapa Gading, tim Safety Riding Indonesia memperagakan cara berkendara yang aman.
Ada tiga hal penting yang harus diperhatikan dalam berkendara. Pertama adalah menggunakan alat-alat keselamatan berkerdara seperti helm, jaket, sarung tangan dan masker sebagai pelengkap. Penting juga bagi pengendara untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas. Dan terakhir adalah tidak ugal-ugalan di jalan raya.
PT. Wahana Honda menyatakan, pemberian edukasi safety riding ini penting karena sering kali masyarakat abai terhadap keamanan berkendara. Itulah mengapa angka kecelakaan di jalan masih tinggi. Data dari KNKT menunjukkan sekitar 68% penyebab kecelakaan lalu lintas adalah kelalaian pengendara.

“Wahana setiap saat selalu ingin mengedukasi semua orang mengenai pentingnya mengendarai motor dengan aman. Melalui program #cari_aman, kami harapkan semua pengendara motor memiliki kesadaran akan bahaya yg mengintai setiap saat jika mereka tidak berhati-hati & safety,” kata Andra Friandana selaku Head of Marketing Communication PT Wahana Makmur Sejati.

Usai presentasi safety riding, acara dilanjutkan dengan coaching clinic oleh tiga pemain Satria Muda Pertamina, Rizal Falconi, Sandy Ibrahim dan Juan Laurent. Pemberian klinik basket ini merupakan acara rutin yang digelar oleh tim Satria Muda Pertamina baik pada saat liga bergulir maupun pada masa off-season untuk anak-anak mulai dari SD hingga SMA. Selain memberikan teknik bermain basket yang baik dan benar, tak kalah penting adalah pembekalan tentang pentingnya pendidikan bagi anak-anak tersebut.

“Coaching Clinic kali ini beda dengan yang biasanya, lebih seru karena ada pembekalan dari Wahana Honda tentang cara berkendara yang aman. Jadi diingatkan kembali pentingnya keselamatan di jalan karena selama ini masih sering ngremehin hal-hal kecil kayak pakai helm dan sarung tangan. Padahal itu penting buat keselamatan kita di jalan, dan taruhannya bisa jadi nyawa kita,” ujar Rizal.