Satria Muda Pertamina Selangkah Lagi Juara IBL

A724B686-5BB8-45F8-A0EC-BD5BF2DB1598

Tim Satria Muda Pertamina akhirnya melaju ke babak final Indonesian Basketball League 2018 setelah mengalahkan Hangtuah 2-1 di babak semifinal dalam format pertandingan best of three.
Pada pertandingan pertama yang digelar di Hi-Test Arena Batam, Satria Muda Pertamina berhasil mencuri kemenangan 97-88 setelah melewati babak overtime (81-81). Sayangnya, di gim kedua yang berlangsung di BritAma Arena Arki Wisnu dkk. justru menelan kekalahan meski selalu unggul hingga kuarter ketiga. Hangtuah menyamakan kedudukan setelah mengalahkan SM Pertamina dengan skor 60-69.
Tim asuhan Youbel Sondakh akhirnya bisa kembali tampil dengan performa terbaiknya pada pertandingan ketiga. SM yang bermain sangat rapi dan agresif di hadapan pendukungnya di BritAma Arena menuntaskan perlawanan Hangtuah dan menang mutlak 78-56.
Youbel Sondakh mengaku di pertandingan ketiga lalu timnya bermain sebagaimana mestinya tim Satria Muda Pertamina bermain.
“Warna Satria Muda kembali terlihat. Anak anak tampil dengan penuh energi, ini yang menjadi pembeda dibanding gim kedua. Puji Tuhan dikasih kesempatan ke final lagi, punya kesempatan untuk menebus kekalahan final tahun lalu,” katanya.
Ko-kapten Christian Ronaldo Sitepu bersyukur atas hasil ini. Setidaknya tim Satria Muda Pertamina bisa menyamai pencapaian musim lalu dengan melaju ke babak final. Dodo juga mengapresiasi perlawanan sengit Hangtuah selama babak semifinal kemarin.
“Bersyukur pada Tuhan karena kita bisa menang gim kemarin. Terima kasih juga Hangtuah karena memberikan perlawanan yang luar biasa. Sesungguhnya kita banyak dapat pelajaran berharga. Di dua pertandingan sebelumnya SM benar-benar diuji sebagai tim. Dan di gim ke 3 kita bisa keluar dari ujian itu,”
Meski begitu Dodo menyadari perjalanannya dan teman-teman belum selesai. Masih ada babak final yang sudah menanti dengan lawan yang mestinya lebih berat.
“Ini baru semi final, yang akan dihadapi di final akan lebih sulit lagi. Dan tentunya target kita adalah juara. Jadi bersyukur boleh berpuas diri jangan. Dan saatnya bersiap-siap untuk menghadapi final nanti,” tutupnya.
Hal senada diungkapkan kapten Arki Wisnu yang menilai masih banyak hal yang perlu dievaluasi untuk final nanti.
“I think it was a wake up call. We clearly still have things we need to improve in, but it showed how we as a team can still bounce back. It showed our growth. We evaluated what we did wrong Saturday night and worked together to get the job done because it’s important that #TogetherWeGrow if we want to win in the Finals,”
Satria Muda Pertamina harus menunggu terlebih dulu siapa lawan yang akan dihadapi di final, antara Pelita Jaya Jakarta atau Stapac Jakarta. Babak final sendiri akan digelar pada tanggal 19, 21 dan 22 April mendatang.