Juara IBL, Satria Muda Torehkan Sejarah Baru

89401BF9-08C7-49D4-A277-AB69AEAE9813

Satria Muda (SM) Pertamina sukes merebut gelar juara Indonesian Basketball League (IBL) musim 2017/2018. SM Pertamina menjadi juara setelah menaklukkan Pelita Jaya (PJ) Basketball 69-64 pada gim ketiga final di Lapangan Basket Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro (GMSB), Kuningan, Jakarta Selatan.

Kemenangan ini membuat skor menjadi 2-1 untuk keunggulan SM Pertamina. Sebelumnya, tim asuhan Youbel Sondakh mengambil gim pertama dengan kemenangan 73-63. Namun PJ menyamakan skor 1-1 lewat kemenangan 94-78 pada gim kedua final berformat the best of three.
Pada laga penentu, SM Pertamina akhirnya keluar sebagai pemenang sekaligus revans atas kekalahan dari lawan yang sama pada final tahun lalu.

“Puji Tuhan dikasih juara setelah dua tahun tanpa gelar. Puji Tuhan juga saya berada di tim juara Satria Muda, Setelah kalah pada pertandingan kedua, saya hanya perlu membangkitkan motivasi mereka saja dan mereka buktikan kali ini.” kata Youbel.

Kemenangan ini sekaligus membuat Satria Muda Petamina menorehkan sejarah baru bola basket Indonesia. Dalam dua dekade terakhir, Satria Muda menjadi satu-satunya dan tim pertama yang berhasil mengoleksi 10 gelar juara liga nasional.

“Saya senang berhasil menang. Ini juga momen balas dendam karena kami sempat diejek anak bawang. Kami membuktikan momen bukan anak bawang, tetapi sang juara. Selain itu kami berhasil buktikan walau kalah jumlah dan pengalaman tetapi kami juara. Kemenangan ini sekaligus membalas kekalahan di final IBL tahun lalu. Tahun depan, tentu ingin juara lagi, siapa yang tidak ingin menjadi juara,” kata Hardianus yang merupakan salah satu pemain yang bermain sangat impresif selama final.