Ronaldo Sitepu Masih Belum Tergantikan

2017-10-14-PHOTO-00022382

Salah satu pemain bintang Satria Muda Pertamina, Christian Ronaldo Sitepu menjawab rasa penasaran fans basket Indonesia terkait statusnya di klub. Sempat diisukan pensiun, pemain berusia 31 tahun ini akhirnya memperpanjang kontraknya dengan tim Satria Muda Pertamina untuk dua tahun ke depan.

Dodo, sapaan akrabnya, mengaku banyak hal yang ia pertimbangkan hingga akhirnya memilih tetap bermain untuk Satria Muda Pertamina. Diantaranya adalah kondisi tim dan permintaan dari manajemen maupun jajaran pelatih.

“Sebetulnya kemarin kenapa sempat ada pemikiran ingin pensiun karena ada pertimbangan-pertimbangan personal. Tapi setelah melakukan pembicaraan dengan owner, pelatih, manajemen dan teman-teman di tim, serta melihat kondisi di tim saat ini, akhirnya saya mengurungkan niat tersebut,” kata pemain yang sudah 7 kali juara ini.

Sebagai pemain senior yang sudah merasakan pasang surut tim, pegalaman Dodo jelas masih dibutuhkan. Apalagi mengingat komposisi pemain Satria Muda Pertamina didominasi oleh pemain muda. Saat ini, rata-rata usia pemain Satria Muda Pertamina adalah 24 tahun.

“Tahun ini kami masih membutuhkan Dodo sebagai leader di tim karena mayoritas pemain yang lain masih sangat muda. Dan para pelapis big man saat ini belum cukup matang. Jadi peran Dodo di tim masih krusial karena dia belum tergantikan, baik dari teknik, fisik dan pengalaman,” ujar pelatih Youbel Sondakh.

Dodo sudah bergabung dengan Satria Muda Pertamina sejak tahun 2006 silam. 11 tahun membela Satria Muda Pertamina telah membuatnya menjadi salah satu pemain ikon tim. Juga juga dianggap sudah memahami betul bagaimana kultur dan tradisi di Satria Muda Pertamina. Vice President PT Indonesia Sport Venture yang menaungi tim Satria Muda Pertamina, Rony Gunawan, berharap Dodo bisa menularkan hal tersebut kepada para juniornya.

“Dodo bisa menjadi sosok kakak atau abang untuk para juniornya. Dia sudah merasakan didikan SM sejak 2006 jadi pengalamannya sangat banyak. Dia tahu betul apa yang harus dilakukan dan bagaimana kultur di SM. Etos kerja dan kepemimpinanya di dalam maupun luar lapangan sangat baik. Hal-hal ini yang harus ditularkan ke juniornya agar bisa jadi pemain yang bagus. Semoga dengan perpanjangan kontrak Dodo, para juniornya cepat belajar dan bisa lebih matang setelah kontrak Dodo di SM selesai nanti,” harapnya.

Selanjutnya, target Dodo dalam waktu dekat adalah ingin kembali merasakan mengangkat trofi IBL setelah dua tahun puasa gelar.

“Selain itu juga saya ingin kontribusi di tim bisa lebih banyak karena dua tahun belakakangan saya kurang maksimal. Banyak hal yang bisa saya kasih tapi saya merasa masih kurang. Saya juga optimis dengan teman-teman di tim apalagi setelah melihat musim kemarin, saya bangga dengan kerja keras kami meskipun tidak juara. Apalagi di gim-gim terakhir kemarin yang membutuhkan mental kuat, dan saya yakin itu bisa jadi modal bagus bagi kami ke depannya. Banyaknya pemain junior di tim sama sekali tidak jadi beban buat saya,” tegasnya.