Kalahkan Juara Bertahan, Road To Glory SMPertamina Kian Mulus

IMG_6937

Satu tiket ke partai puncak IBL 2017 berhasil diamankan oleh tim Satria Muda Pertamina. Hasil ini dipastikan setelah Ronaldo Sitepu dkk. mendepak juara bertahan CLS Knights. Bermain di hadapan pendukungnya sendiri, SM Pertamina menang 74-69. Keberhasilan memenangi pertandingan yang disebut-sebut sebagai partai “final kepagian” ini memang menjadi kepuasan tersendiri bagi SM Pertamina. Pasalnya, kemenangan ini adalah pembalasan atas kekalahan di semifinal IBL musim lalu oleh tim yang sama dan di tempat yang sama. Jalan SM Pertamina yang mengusung misi #RoadToG10ry ini pun diprediksi akan semakin mulus untuk merebut gelar juara kesepuluhnya.

Kedua tim sama-sama tampil ngotot dalam pertandingan penentu ini. Pertahanan yang rapat dari kedua tim di awal pertandingan membuat kedua tim menutup imbang kuarter pertama dengan skor 12-12. Pun di kuarter kedua, susul menyusul angka masih terjadi. Namun SM Pertamina unggul tipis 31-28 hingga paruh pertama pertandingan.

Baru pada kuarter ketiga tim asuhan Youbel Sondakh bisa melaju kencang. SM Pertamina bermain sangat lepas di kuarter ketiga ini. Kevin Yonas menjadi aktor setelah melesakkan tiga dari empat three point dan membawa SM Pertamina unggul jauh 61-48.

CLS memberikan perlawanan sengit di kuarter penutup. Tim SM Pertamina yang tak diperkuat kapten Arki Wisnu akibat cedera ini sempat dibuat kewalahan. Apalagi Kevin Yonas harus menginggalkan lapangan setelah melakukan lima kali pelanggaran, serta Ronaldo Sitepu dan Hardianus yang sudah foul trouble. Vamiga pun tak bisa melanjutkan pertandingan setelah ditarik keluar lapangan akibat cedera. Namun mental para punggawa SM Pertamina tak menciut. Meski CLS sempat menipiskan ketertinggalan menjadi 69-72 disisa 16 detik terakhir, namun skuat SM Pertamina tetap bermain tenang dan sukses menyudahi perlawanan CLS. SM Pertamina menang 74-69.

Pelatih Youbel Sondakh memberikan apresiasinya pada para pemain yang bermain sangat baik dalam pertandingan kemarin.

“Mereka main luar biasa dan sudah lakukan yang terbaik. CLS juga begitu. Tapi memang dari dua tim ada keinginan besar untuk menang hari ini,” kata Youbel.
“Dari awal pun saya lihat mereka mau menunjukkan sesuatu, apalagi sebelumnya di gim pertama saat pertandingan di Surabaya mereka kalah. Dan sekarang main di kandang itu yang buat motivasi anak-anak jadi lebih. Absennya Arki juga membuat mereka mau menunjukkan bahwa mereka bisa lebih.” imbuhnya.

Youbel juga mengapresiasi kinerja para bigman yang efektif menjaga pergerakan pemain asing andalan CLS, Duke Crews.

“Khususnya untuk bigman ya, mereka kerja keras sekali dalam dua pertandingan terakhir.”

Sementara Ronaldo Sitepu yang bertindak sebagai kapten menyatakan rasa syukurnya bisa melaju ke partai final.

“Terima kasih kepada Tuhan karena kita menang. Terima kasih juga kepada CLS karena perlawanan mereka luar biasa. Kemenangan hari ini untuk Arki dan kami mencoba mengeluarkan apa yang kami punya sebagai tim,” ungkap Dodo

SM Pertamina punya waktu dua pekan untuk mempersiapkan diri di babak final. Lawannya masuh menunggu antara Pelita Jaya atau Aspac Jakarta. Pertandingan final akan menggunakan sistem best of three dan home away. Lolosnya SM Pertamina membuat salah satu lokasi penyelenggaraan pertandingan final sudah dipastikan akan dihelat di Jakarta. Babak final akan digelar tanggal 4, 6 dan 7 Mei.,