Jelang Semifinal IBL 2017, SMPertamina Ujicoba ke Filipina

1E6A2134

Jelang bergulirnya babak semifinal IBL 2017, tim Satria Muda Pertamina terus berbenah dan melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi CLS Knights di babak semifinal nantinya. Babak semifinal sendiri akan digelar mulai tanggal 21 April (away), 23 April (home) dan 24 April (home, jika diperlukan).

Sisa waktu 17 hari dimanfaatkan untuk menjalani try out ke Filipina. Arki Wisnu dkk. dijadwalkan bertolak ke Manila hari Rabu, 5 April dan kembali ke Indonesia tanggal 8 April. Disana, tim Satria Muda Pertamina akan menjajal kekuatan tim San Beda Red Lions dan Ateneo Blue Eagles.

San Beda Red Lions merupakan salah satu tim paling sukes di liga basket NCAA Filipina. Dalam 8 musim terakhir, mereka berhasil memborong 6 gelar juara. Sementara Ateneo Blue Eagles adalah tim yang sudah malang melintang di liga basket UAAP. Terakhir, mereka kampiun pada tahun 2012 lalu.

Dari ujicoba melawan dua tim ini, diharapkan tim SM Pertamina bisa lebih mematangkan permainannya.

“Targetnya adalah mematangkan permainan baik offense maupun defense. Selain itu juga menjaga mental bertanding karena lumayan lama break sebelum semifinal,” ungkap pelatih Youbel Sondakh.

Youbel menambahkan, jajaran pelatih sedang fokus membangun mental para pemainnya. Terlebih mengingat komposisi tim yang didominasi oleh pemain muda.

“Overall kami siap tempur. Evaluasi masih pada masalah mental saja apakah mereka siap bermain di semifinal atau tidak karena banyak pemain muda di tim ini,”

Kapten Arki Wisnu juga menyatakan kesiapannya mengahadapi CLS Knights di babak semifinal nanti. Partai SM Pertamina melawan CLS ini memang ulangan semifinal IBL musim lalu. Saat ini SM Pertamina dipaksa kalah 2-0. Ada misi yang diusung Arki dkk. untuk membalas kekalahan tersebut.

“Ya kami siap siapa pun lawannya. Ada bagusnya juga kami bertemu CLS, masih ada rasa yang mengganjal karena tahun kemarin kami kalah sama mereka di semifinal. Jadi ada keinginan untuk membalas kekalahan itu nanti. Kami juga beruntung bisa first place di musim regular kemarin. Jadi persiapannya bisa lebih lama, ada waktu banyak untuk memperbaiki kekurangan dan fokus pada detail lainnya,” tutupnya.